Selayang Pandang

2
Salam silaturrahim kami sampaikan semoga Allah SWT dan Rasul-Nya senantiasa mencurahkan karuniaNya kepada kita semua, amin.
Sebagai manefestasi dalam mengenalkan metode cepat membaca kitab kuning (gundul) berbahasa Arab sistem 36 jam dengan kitab muyassaroh berguna untuk program tarjamah Al-Qur’an.

LATAR BELAKANG

  1. Kebutuhan umat Islam terhadap pembelajaran membaca kitab kuning dengan mudah dalam program Muyassaroh  dirasa semakin lama semakin besar.
  2. Pembelajaran membaca membaca kitab kuning dengan mudah dalam program Muyassaroh yang baik sangat membutuhkan sebuah sistem yang mampu menjamin mutu bahwa setiap peserta pemula akan dengan mudah membaca kitab kuning berbahasa Arab.
  3. Banyaknya sekolah islam , Lembaga Kursus Bahasa Arab  dan TPQ membutuhkan peningkatan mutu dari pembelajaran baca Al-Qur’an ke program “Tarjamah Al-Qur’an” dengan mudah dan sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa arab.

MOTTO MUYASSAROH:  Dimudahkan dan disenangkan

VISI : Membentuk generasi yang memahami dan mengamalkan Al-Qur’an.

TUJUAN

  1. Mewujudkan lembaga profesional dalam pengajaran bahasa Arab
  2. Membangun sistem manajemen dalam pembelajaran Membaca kitab kuning dengan mudah dalam program Muyassaroh yang berbasis pada mutu
  3. Menjadi pusat pengembangan pembelajaran Membaca kitab kuning dengan mudah dalam program Muyassaroh untuk siswa/ santri
  4. Memberikan solusi alternatif dalam pembelajaran Tarjamah Al-Qur’an yang sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Arab.
  5. Membangun konsep &persepsi baru tentang pembelajaran bahasa Arab yang cepat, mudah &aplikatif
  6. Bisa membaca & menerjemah kitab berbahasa Arab Gundul dalam jangka waktu 36 jam (3 hari ).

KONSEP MUYASSAROH

  1. Muyassaroh bermakna dimudahkan
  2. Menjadi solusi alternatif yang mudah dalam pembelajaran bahasa Arab
  3. Pendekatan yang digunakan program ini adalah ” Tidak ada sesuatu yang sulit jika berani mencoba”

Pendekatan Konsep Muyassaroh :

  1. Direct methode: langsung praktek tanpa memperbanyak penjelasan (learning by doing)
  2. Repeatition: banyak melakukan pengulangan
  3. Banyak Jalan Menuju Roma: Ada sekian banyak cara yang lebih mudah untuk mencapai tujuan

Kekuatan Mutu yang Dibangun dengan Metode Muyassaroh :
1. Good Will Pengelola

  • Institusi pembelajaran Membaca kitab kuning dengan mudah dalam Metode Muyassaroh , hampir dapat dipastikan bahwa pengelolanya memiliki perhatian terhadap pembelajaran Membaca kitab kuning dan tarjamah Al-Qur’an
  • Pengelola berperan cukup besar pada iklim kerja yang kondusif pada tutor sehingga mereka bisa bekerja dan berprestasi secara optimal

2. Mutu Tutor
Semua tutor melalui sertifikasi yang ketat dari pentashih yang handal, dengan kualifikasi:

  • Menguasai kaidah tata bahasa Arab dengan baik
  • Bisa membaca kitab berbahasa Arab gundul
  • Menguasai Metodologi Muyassaroh
  • Berjiwa da’i dan murobbi
  • Disiplin waktu
  • Komitmen pada mutu
  • Memiliki sertifikasi dari tim pentashih muyassaroh

3. Sistem Berbasis Mutu
adalah sebuah sistem yang berorientasi untuk menghasilkan produk yang bermutu tinggi dengan menetapkan standar mutu yang hendak dicapai.

SASARAN & TARGET
Sasaran :

  1. Sasaran peserta Diklat ini adalah siswa siswi sekolah formal tingkat SMA/MA dan mayarakat umum yang memiliki perhatian besar untuk peningkatan interpersonal dalam memahami Islam melalui penelusuran literatur dan referensi berbahasa Arab.
  2. Training of Trainer pengajar bahasa arab diharapkan mampu mengusai metode Muyassaroh sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh penyusun .

Target yang akan diperoleh setelah selesai pelatihan selama 36 jam , sbb :

  1. Dapat membantu program tarjamah Al-Qur’an .
  2. Mampu membaca, menerjemah & menentukan kedudukan Arab gundul/tanpa harokat dalam kitab muyassaroh dengan cepat, effisien dan efektif.
  3. Memahami dasar –dasar tata bahasa & kedudukan kata dalam bahasa Arab dengan baik.